SMA N 2 Batang Juara Umum III dalam rangka Jumbara PMR di Desa Kebumen Kecamatan Tulis

Alahamdulillah,

Dalam rangka memperingati hari lahirnya Palang Merah Indonesia, Pengurus PMI Kabupaten Batang menyelenggarakan kegiatan event 2 tahunan yaitu Jumpa bhakti gembira0 (Jumbara), baik PMR Madya maupun PMR Wira yang dilaksanakan di desa Kebumen kecamatan Tulis.

PMR Wira SMA Negeri 2 Batang memperoleh Juara Umum III, juara I Pertolongan Pertama, Juara II dan Juara III Paduan Suara

Penghargaan bagi mereka yang berprestasi

Pada upacara hari kebangkitan nasional SMA Negeri 2 Batang memberikan penghargaan untuk warga sekolah yang berprestasi. khususnya adalah anak-anak yang membawa nama baik SMA Negeri 2 Batang bidang akademik, seni dan budaya serta Olahraga.

KEJUARAAN BEREGU :

 

  1. Juara 1 Liga Basket Putri Tk. Kabupaten Batang & Juara 1 Kejuaraan Basket Putri Tk. SMA/SMK Se-Eks Karesidenan Pekalongan Tahun 2018
  2. Juara 1 Liga Basket Putra Tk. Kabupaten Batang Tahun 2018 & Juara 1 Popda Bola Basket Putra Tk. Kabupaten Batang Tahun 2018
  3. Juara 2 Lomba Tari Simo Tk. Kabupaten Batang tahun 2018
  4. Juara 3 Lomba Tari Batik Gringsing Tk. Kabupaten Batang Tahun 2018
  5. Juara Umum 3 Jumbara PKS Tk. Kabupaten Batang Tahun 2017

 

KEJUARAAN INDIVIDU :

 

  1. Juara 1 Lomba Pidato Dalam Rangka Hari Anti Korupsi di Kejaksaan Negeri Batang Tk. Kabupaten Batang Tahun 2018 & Juara 3 Lomba LKTI Tingkat Kabupaten Batang Tahun 2018 (a.n. Adhyaksa Rizqi Wijaya Kelas XI MIPA 3)
  2. Juara 1 Popda Pencak Silat Tk. Kabupaten Batang (a.n. Aris Mujiono Kelas XI IPS 1)
  3. Juara 1 Popda Pencak Silat Tk. Kabupaten Batang (a.n. Muhammad Feri Edo Ardiansyah Kelas XI MIPA 4)
  4. Juara 1 Popda Pencak Silat & Juara 3 Popda Atletik Tk. Kabupaten Batang (a.n. Almas Fauzan Kelas XI MIPA 4)
  5. Juara 1 & 2 Popda Renang Tk. Kabupaten Batang (a.n. Muhammad Roisa Machfudh Kelas X MIPA 1)
  6. Juara 1 & 3 Popda Renang Tk. Kabupaten Batang (a.n. Rifat Lazuardi Ramadhan Kelas X IPS 1)
  7. Juara 1 Popda Tae Kwon Do Tk. Kabupaten Batang & Juara 3 Popda Tk. Prov. Jawa Tengah (a.n. Muhammad Febriliansyah Kelas XI IPS 4)
  8. Juara 1 Popda Tae Kwon Do Tk. Kabupaten Batang (a.n. Safina Intan Mafnurhafi Kelas XI IPS 1)
  9. Juara 2 Popda Pencak Silat Tk. Kabupaten Batang (a.n. Musa Alfian Maulana Kelas XI MIPA 4)
  10. Juara 2 Popda Pencak Silat Tk. Kabupaten Batang (a.n. Faraditya X MIPA 1)
  11. Juara 2 Popda Atletik Tk. Kabupaten Batang (a.n. Gracy Marcella Kelas X MIPA 4)
  12. Juara 2 Popda Atletik Tk. Kabupaten Batang (a.n. Firsa Fiola Sabrina Kelas X MIPA 3)
  13. Juara 2 Popda Atletik Tk. Kabupaten Batang (a.n. Hardiyanto Bagus Wicaksono Kelas XI IPS 2)
  14. Juara 2 Popda Tae Kwon Do Tk. Kabupaten Batang (a.n. Lita Dyah Pangesti Kelas XI MIPA 2)
  15. Juara 2 Popda Tae Kwon Do Tk. Kabupaten Batang (a.n. Muchammad Ulil Amri Kelas X IPS 2)
  16. Juara 2 Popda Tenis Lapangan Tk. Kabupaten Batang (a.n. Nanda Farah Muftia Kelas XI MIPA 1)
  17. Juara 3 Popda Renang Tk. Kabupaten Batang (a.n. Salwa Al Rozak Kelas X IPS 4)
  18. Juara 3 Popda Atletik Tk. Kabupaten Batang (a.n. Fairuz Salsabila Kelas X IPS 1)
  19. Juara 3 Popda Tae Kwon Do Tk. Kabupaten Batang (a.n. Septhia Nur Rosalima Kelas X MIPA 2)
  20. Juara 3 Popda Karate Tk. Kabupaten Batang (a.n. Surya Andrian Prayitno Kelas X IPS 1)
  21. Juara 1 Rangking Paralel Kelas X MIPA (a.n. Putri Indah Parwati Kelas X MIPA 1)
  22. Juara 2 Rangking Paralel Kelas X MIPA (a.n. Laeli Anisa Futhari Kelas X MIPA 2)
  23. Juara 3 Rangking Paralel Kelas X MIPA (a.n. M. Lafran Kelas X MIPA 1)
  24. Juara 1 Rangking Paralel Kelas X IPS (a.n. Adiningsih Lintang Sari Kelas X IPS 2)
  25. Juara 2 Rangking Paralel Kelas X IPS (a.n. Nadiyatul Khusna Kelas X IPS 2)
  26. Juara 3 Rangking Paralel Kelas X IPS (a.n. Dewi Asih Kelas X IPS 1)
  27. Juara 1 Rangking Paralel Kelas XI MIPA (a.n. Almas Fauzan Kelas XI MIPA 4)
  28. Juara 2 Rangking Paralel Kelas XI MIPA (a.n. Musa Alfian M. Kelas XI MIPA 4)
  29. Juara 3 Rangking Paralel Kelas XI MIPA (a.n. Nova Fifiana Kelas XI MIPA 3)
  30. Juara 1 Rangking Paralel Kelas XI IPS (a.n. Diaz Prasetya Bayu Kelas XI IPS 2)

 

  1. Juara 2 Rangking Paralel Kelas XI IPS (a.n. Dhimas Ardiansyah Kelas XI IPS 1)
  2. Juara 3 Rangking Paralel Kelas XI IPS (a.n. Annisa Suci Rosana Kelas XI IPS 1)
  3. Finalis Lomba Jejak Tradisi Tingkat Regional di Kota Batu Malang (a.n. Muchamad. Khatibul Umam Kelas XI IPS 2)

Upacara Hari Lahirnya Pancasila

Dalam rangka pembinaan karakter bangsa, SMA Negeri 2 Batang melaksanakan kegiatan upacara bendera dalam rangka peringatan hari lahirnya Pancasila. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 1 Juni 2018 di Lapangan Upacara SMA Negeri 2 Batang dan sebagai pembina upacara adalah Bapak Drs. Habibi, M.Pd selaku Kepala SMA Negeri 2 Batang.

Penilaian Akhir Tahun

Evaluasi merupakan suatu proses berkelanjutan tentang pengumpulan dan penafsiran informasi untuk menilai keputusan-keputusan yang dibuat dalam merancang suatu sistem pembelajaran.dalam rangka evaluasi pembelajaran di SMA Negeri 2 Batang melaksanakan kegiatan berupa penilaian akhir tahun yang kemudian disingkat menjadi PAT. Penilaian akhir tahun bertujuan untuk memberikan evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan selama satu tahun.

Pelaksanaan PAT dimulai hari Senin, tanggal 21 Mei 2018 sampai dengan hari Rabu, 30 Mei 2018.

Pengertian tersebut memiliki tiga implikasi rumusan. Berikut ini implikasi tersebut:

1. Evaluasi adalah suatu proses yang terus menerus, sebelum, sewaktu dan sesudah proses belajar mengajar.
2. Proses evaluasi senantiasa diarahkan ke tujuan tertentu, yakni untuk mendapatkan jawaban-jawaban tentang bagaimana memperbaiki pengajaran.
3. Evaluasi menuntut penggunaan alat-alat ukur yang akurat dan bermakna untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan guna membuat keputusan.

Evaluasi berkenaan dengan proses yang berhubungan dengan pengumpulan informasi yang memungkinkan kita menentukan :
1. Tingkat kemajuan pengajaran
2. Ketercapaian tujuan pembelajaran.
3. Bagaimana berbuat baik pada waktu-waktu mendatang.

Evaluasi meliputi pengukuran dan penilaian. Pengukuran berakaitan dengan ukuran kuantitatif, sedangkan penilaian terkait dengan kualitas (Suharsimi Arikunto).

Perencanaan evaluasi pembelajaran berarti persiapan atau pemikiran guru tentang pengukuran dan penilaian proses dan hasil kegiatan belajar mengajar.

Evaluasi pembelajaran memilki berbagai tujuan diantaranya adalah untuk :
1. Menentukan angka kemajuan atau hasil belajar pada siswa. Berfungsi sebagai :
a. Laporan kepada orang tua / wali siswa.
b. Penentuan kenaikan kelas
c. Penentuan kelulusan siswa.

2. Penempatan siswa ke dalam situasi belajar mengajar yang tepat dan serasi dengan tingkat kemampuan, minat dan berbagai karakteristik yang dimiliki.
3. Mengenal latar belakang siswa (psikologis, fisik dan lingkungan) yang berguna baik bagi penempatan maupun penentuan sebab-sebab kesulitan belajar para siswa, yakni berfungsi sebagai masukan bagi tugas Bimbingan dan Penyuluhan (BP).
4. Sebagai umpan balik bagi guru, yang pada gilirannya dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar mengajar dan program remdial bagi siswa.

Evaluasi mempunyai fungsi : Kurikuler (alat pengukur ketercapaian tujuan mata pelajaran), instruksional (alat ukur ketercapaian tujuan proses belajar mengajar), diagnostik (mengetahui kelemahan siswa, penyembuhan atau penyelesaian berbagai kesulitan belajar siswa)., placement (penempatan siswa sesuai dengan bakat dan minatnya, serta kemampuannya) dan administratif BP (pendataan berbagai permasalahan yang dihadapi siswa dan alternatif bimbingan dan penyuluhanya).

SMA N 2 BATANG JUARA BBL 2017

Dalam perhelatan olahraga khususnya di tahun 2017 ini, Batang Basket Ball menyelenggarakan kegiatan berupa liga Basket yang diikuti oleh SMA dan SMP di Kabupaten Batang. SMA Negeri 2 Batang memperoleh Juara I Basket Putra dan Juara I Basket Putri. Selamat untuk Tim Basket SMA Negeri 2 Batang, pelatih, Manajer, dan para superter. SMA N 2 Batang Jaya…..Alaska Jaya

OutbONd SMa N 2 BAtaNg

dalam rangka menumbuhkembangkan jiwa korsa, guru dan karyawan SMA N 2 Batang menyelenggarakan kegiatan Outbond ke Magelang dan Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu s.d. Minggu tanggal 5-6 Agustus 2017 dan berjalan dengan lancar.

Pembuatan Roket Air

Lomba Dance SMAN 2 Batang

Mengapa 1 Juni Jadi Hari Lahir Pancasila?

Jakarta-Detikcom – Hari ini kita memperingati kelahiran Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia. Sebelumnya sempat muncul perdebatan mengenai hari lahir Pancasila.

“Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni,” bunyi Peraturan Presiden (Perpres) No 24 Tahun 2016 Tentang Hari Lahir Pancasila seperti dikutip detikcom, Kamis (1/6/2017).

Lalu, mengapa tanggal 1 Juni yang dipilih?
Pada Perpres tersebut dijelaskan bahwa penetapan hari lahir Pancasila mengacu pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei-1 Juni 1945. Dalam hari-hari itu, ada 3 orang tokoh yang memaparkan tentang dasar negara yakni Muhammad Yamin, Soepomo, kemudian Sukarno.

Istilah Pancasila baru diperkenalkan oleh Sukarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945. Tetapi masih ada proses selanjutnya yakni menjadi Piagam Jakarta (Jakarta Charter) pada 22 Juni 1945 dan juga penetapan Undang-undang Dasar yang juga finalisasi Pancasila pada 18 Agustus 1945.

“Bahwa rumusan Pancasila sejak tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir Sukarno, rumusan Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 hingga rumusan final tanggal 18 Agustus 1945 adalah satu kesatuan proses lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara,” tulis perpres itu.

Rumusan yang disampaikan Sukarno pada waktu itu pun berbeda dengan susunan Pancasila yang kita kenal sekarang. Dasar negara yang disampaikan Bung Karno waktu itu secara berurutan yakni: Kebangsaan, Internasionalisme atau perikemanusiaan, Mufakat atau demokrasi, Kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa–namanya ialah Pancasila,” tutur Sukarno dalam sidang BPUPKI seperti dikutip dalam buku Tjamkan Pancasila: Pancasila Dasar Falsafah Negara.

Oleh para anggota BPUPKI kemudian disepakati bahwa pidato Sukarno-lah yang menjawab pertanyaan sidang tentang apa dasarnya Indonesia merdeka. Setelah itu dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

“Pidato itu menarik perhatian anggota Panitia dan disambut dengan tepuk tangan yang riuh. Sesudah itu sidang mengangkat suatu Panitia Kecil untuk merumuskan kembali Pancasila yang diucapkan Bung Karno itu,” tulis Muhammad Hatta tahun 1978 dalam Wasiat Bung Hatta kepada Guntur Sukarno Putra seperti dilampirkan di buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia cetakan tahun 2011.

PPKI terdiri dari 9 orang dan dalam perjalanannya sempat merumuskan Piagam Jakarta. Tetapi kemudian isi dari Piagam Jakarta ditolak oleh perwakilan warga dari Indonesia timur. Sehingga pada 18 Agustus 1945 ditetapkanlah Pancasila yang kita kenal sekarang ini seperti tertuang dalam Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang berbunyi:

Satu: Ketuhanan Yang Maha Esa
Dua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Tiga: Persatuan Indonesia
Empat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan
Lima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
(bag/dkp)

Deklarasi Kabupaten Batang Menuju Kabupaten Layak Anak

Batang – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang menyelenggarakan Deklarasi Kabupaten Batang menuju kabupaten layak anak dan sekaligus pertemuan Pokja Kampung Keluarga Berencana Kabupaten Batang yang bertempat di Aula Pemkab Batang, kamis 16 maret 2017.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Batang Murdiyono mengatakan, “Deklarasi Kabupaten Batang menuju Kabupaten Layak Anak dan pertemuan Pokja Kampung Keluarga Berencana tersebut bertujuan yang untuk memenuhi hak anak dan melindungi anak serta membangun inisiatif Pemerintah Kabupaten yang mengarah pada upaya transformasi konvensi hak anak.”

“Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung yang setara baik diperkotaan maupun pedesaan melalui program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil bekualitas,” ujar Murdiyono.

“Harapannya dalam deklarasi ini akan tersosialisasi Kabupaten Layak Anak (KLA) serta kampung KB di Kabupaten Batang. Adanya komitmen komunikasi koordinasi partisipasi dan peran aktif para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan kabupaten layak anak serta dalam mewujudkan kampung KB di Batang,” lanjut Murdiyono.

“Adapun kegiatan tersebut diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Batang, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, camat, kepala desa/kelurahan dan organisasi masyarakat serta koordinator PLKB yang keseluruhannya berjumlah 200 orang,” pungkas Murdioyono dalam laporannya.///Plt Bupati Batang Nasikhin dalam sambutannya mengatakan, “Kabupaten Batang sudah menginisiasi kabupaten/kota layak anak sejak tahun 2013 dengan ditetapkannya Keputusan Bupati Batang nomor 411/144/2013 tanggal 13 Februari 2013 tentang pembentukan tim gugus tugas kabupaten layak anak Kabupaten Batang.”

Pada kesempatan tersebut Plt Bupati Batang Nasikhin juga membacakan Deklarasi Kabupaten Batang menuju kabupaten layak anak yang ditirukan oleh semua peserta. Adapun isi deklarasi yakni, Pertama : Kami berkomitmen mendukung kabupaten batang menuju kabupaten layak anak, dan Kedua: Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Batang untuk mendukung terciptanya Kabupaten Batang sebagai kabupaten layak anak”.

“Kabupaten/kota layak anak merupakan suatu konsep atau sistem yang melibatkan seluruh komponen masyarakat Batang, baik instansi pemerintah daerah, vertikal, BUMD, BUMDes dan stakeholder terkait harus memikirkan betapa pentingnya kita memenuhi hak-hak anak dalam pembangunan,” ujar Nasikhin pada saat kegiatan deklarasi di Aula Kantor Bupati Batang.

“Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari kegiatan Keluarga Berencana. Program KB memiliki tugas pengendalian kelahiran. Oleh karena itu kita harus memiliki komitmen mengembalikan satu tempat yang layak untuk kegiatan anak-anak,” tandas Nasikhin.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatangan Deklarasi yang diikuti oleh Forkopimda, Plt Bupati Batang Nasikhin, Kapores Batang, Anggota DPRD Batang, kepala OPD, BUMD dan organisasi masyarakat dan seluruh komponen terkait.

Tim Reportase :
Rilis : Heri Iwan Jaya
Editor : Novia Ekawati Tama

Sumber : batangkab.go.id